jenis data pada suatu penelitian terdiri atas beberapa macam yaitu :
1. jenis data berdasarkan bentuk data
a. data kuantitatif
yaitu data yang berbentuk angka atau kualitatif yang diangkakan. maksud data yang berbentuk angka adalah seperti data pada laporan keuangan. kualitatif yang diangkakan maksudnya data yang semula kualitatif kemudian diubah menjadi kuantitatif melalui skala pengukuran seperti likert dan dummy.
b. data kualitatif
yaitu data yang berbentuk huruf, simbol, atau objek yang bukan berbentuk angka untuk dikembangkan dalam kerangka analisis.
2. jenis berdasarkan sumbernya
a. data primer
yaitu data yang diperoleh secara langsung kelapangan seperti melalui penyebaran kuesioner.
b. data sekunder
yaitu data yang telah ada atau berasal dari pihak ketiga seperti laporan keuangan.
3. jenis data berdasarkan skala
a. data nominal
yaitu data yang berbentuk huruf atau simbol seperti sangat tidak setuju, tidak setuju, kurang setuju dll
b data ordinal
yaitu data berbentuk angka bilangan pasti seperti 1, 4, 5, 7, dll
c. data interval
yaitu data yang memiliki skala jarak seperti 1,2,3,4,5
d. data rasio
yaitu data hasil pengalian, penambahan, pengurangan, dan pembagian melalui sistem matematika
bagi yang kesulitan dalam menyelesaikan skripsi, tesis, dan pengolahan data silahkan klik disini
pembuatan skripsi tesis disertasi, juruan ekonomi, kota padang, seluruh indonesia, kursus pengolahan data, bimbingan penuh, berpengalaman lebih dari 12 tahun, dibuat oleh ahli berpengalaman SPSS, EVIEWS, STATA, AMOS, SMARTPLS, WARPPLS, LISREL, NVIVO, PSPP, DAN LAINNYA ADA HARGA ADA KUALITAS BONUS REVISI SAMPAI ACC
Rabu, 26 Februari 2020
Rabu, 19 Februari 2020
analisis regresi dan turunannya sampai struktural equestion model
analisis regresi adalah analisis yang menunjukkan hubungan antar beberapa variabel bebas dengan variabel terikatnya. variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel terikatnya sedangkan variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebasnya. dalam analisis regresi terdapat beberapa konsep yang harus terpenuhi seperti uji asumsi klasik dan uji validitas reliabilitas (khusus data primer).
dalam analisis regresi terdapat hubungan positif dan negatif yang apabila uji parsialnya menyatakan hipotesis diterima maka asumsi tersebut dapat diberlakukan. analisis regresi hanya mampu menganalisis variabel bebas terhadap variabel terikat secara langsung saja. contoh :
dalam analisis regresi terdapat hubungan positif dan negatif yang apabila uji parsialnya menyatakan hipotesis diterima maka asumsi tersebut dapat diberlakukan. analisis regresi hanya mampu menganalisis variabel bebas terhadap variabel terikat secara langsung saja. contoh :
berdasarkan kerangka tersebut maka persamaan regresinya adalah
Y = a + b1x1+b2x2+e
artinya variabel y dipengaruhi oleh dua variabel x sehingga harus dicari nilai regresi (nilai perubahan) kedua variabel tersebut. lambang a menandakan keadaan variabel y tanpa adanya variabel x, dan lambang e merupakan nilai error pada data.
pada pembahasan ini hanya mampu menganalisis variabel yang mempengaruhi nilai langsung terhadap y. sedangkan jika terdapat variabel mediasi (intervening) maka uji regresi harus dilakukan sebanyak dua kali, yaitu langsung ke y dan langsung ke mediasi. contoh :
berdasarkan kerangka tersebut maka persamaan regresinya adalah
Y = a + b1x1+b2x2+b3M+e
M = a + b1x1+b2x2+e
melaksanakan dua analisis regresi atau lebih dalam satu kali analisis disebut dengan path analisys atau analisis jalur. untuk menentukan hubungan tidak langsung maka diberlakukan rumus :
x1 ke y melalui M = b1x1y*b1x1M*b3M
x2 ke y melalui M = b2x2y*b2x2M*b3M
jika ditambahkan variabel moderasi (memperkuat atau memperlemah hubungan independen) seperti contoh :
berdasarkan kerangka tersebut maka persamaan regresinya adalah
Y = a + b1x1+b2x2+e
Y = a + b1x1+b2x2+b3x1*M+b4x2*M+e
analisis juga dilakukan sebanyak dua kali, pertama tanpa moderasi dan kedua dengan moderasi. pada variabel moderasi bukan mengalikan nilai regresinya tetapi mengalikan tabulasi datanya. sedangkan pada variabel mediasi mengalikan nilai regresinya.
untuk penelitian yang sifatnya lebih mendalam dapat mengukur semua indikator penelitian sehingga perlu dilakukan banyak analisis regresi. maka tidak dapat dilakukan dengan analisis jalur saja. maka dilakukan dengan menggunakan uji structural equestion model (SEM). SEM secara umum terbagi dua, ada SEM biasa dan ada SEM PLS. perbedaannya hanya terletak pada jumlah indikator dan sampel saja. jika jumlah indikator besar dari 20 dan sampel besar dari 200 maka menggunakan SEM biasa (Amos, Lisrel, dll), sedangkan indikator kecil dari 20 dan sampel kecil dari 200 (maksimal sampel 500) maka menggunakan SEM PLS. contoh :
jika menggunakan regresi maka akan dilakukan sebanyak lebih dari 10 kali regresi sehingga diturunkan menjadi SEM. persamaan regresi pada SEM sama dengan regresi berganda hanya saja kita dapat melihat nilai hubungan semua indikator pada penelitian. jika kesulitan dalam pembuatan skripsi atau tesis dan pengolahan data silahkan klik link dibawah ini
konsultasi dan pembuatan skripsi dan tesis
Langganan:
Komentar (Atom)
-
uji regresi linear sederhana uji regresi linear sederhana merupakan alat uji yang digunakan untuk melihat pengaruh dari suatu varian. u...
-
✨ Jasa Bimbingan & Pembuatan Skripsi tesis dan disertasi di Padang dan Seluruh Indonesia Kami menyediakan bimbingan olah data skripsi me...
-
kami menyediakan jasa membuat skripsi di kota Padang dan seluruh Indonesia, jurusan yang di handel hanya pada bidang ekonomi, sosial, psikol...



